Air Galon Isi Ulang atau Sekali Pakai? Mana yang Lebih Baik?

//
Home » News » Air Galon Isi Ulang atau Sekali Pakai? Mana yang Lebih Baik?

Produk air minum saat ini mulai melakukan berbagai inovasi, salah satunya adalah inovasi dalam hal kemasan. Terdapat kemasan baru dalam bentuk galon sekali pakai yang dianggap lebih praktis dan higienis, daripada air isi ulang.

Pada artikel ini kita akan membahas mana yang lebih baik, antara air galon isi ulang dengan galon sekali pakai.

Penggunaan Air Galon Sekali Pakai

Kelebihan utama dari penggunaan air galon sekali pakai tentu pada kemasannya yang tergolong lebih aman dan bersih, karena hanya Anda gunakan sekali saja. Air galon sekali pakai membuat konsumen tidak perlu ribet ke tempat pengisian air untuk melakukan isi ulang.

Namun, masyarakat Indonesia tetap tidak dihimbau untuk mengonsumsi galon sekali pakai dalam jumlah yang berlebihan. Mengapa demikian?

Sesuai dengan kebijakan pemerintah, penggunaan air galon sekali pakai bertentangan dengan upaya pengurangan limbah plastik. Kehadiran kemasan sekali pakai justru akan menambah jumlah limbah plastik dan tentu memberikan dampak negatif bagi kesehatan lingkungan.

Limbah plastik yang terlalu banyak juga menimbulkan pencemaran lingkungan yang secara tidak langsung berbahaya untuk kesehatan. Selain itu, pengolahan sampah plastik yang berlebihan akan menimbulkan pemanasan global dan polusi udara.

Penggunaan Air Galon Isi Ulang

Berbeda dengan air kemasan sekali pakai, air galon isi ulang lebih bersifat ramah lingkungan. Karena setelah air tersebut habis Anda konsumsi, maka produsen akan mengambil galon yang kosong tersebut untuk membersihkan dan mensterilkan, lalu mengisinya dengan air minum yang baru, higienis, dan tentunya bersih.

Polusi dari limbah pabrik memang perlu diminimalisir, agar lingkungan tetap sehat dan tidak mudah rusak. Penggunaan air isi ulang merupakan langkah yang tepat untuk membatasi sampah plastik.

Namun, hal penting yang perlu Anda perhatikan yaitu tidak semua air galon memiliki kualitas yang bagus dan layak untuk Anda konsumsi. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda lebih cermat dalam memilih air kemasan galon, agar tetap bisa memberi manfaat kesehatan tubuh Anda dan keluarga.

Anda bisa memperhatikan dari penggunaan mesin RO untuk menyaring air, agar lebih higienis. Mesin ini berfungsi untuk memurnikan air menggunakan membran filtrasi dengan pori-pori kecil berukuran 0.0001 mikron.

Selain itu, perhatikan juga kapasitas air yang dihasilkan, sistem kontrol, kemudian hasil penyaringannya.

Kekurangan Air Isi Ulang

Setelah mengetahui tentang penggunaan air sekali pakai dan isi ulang, sekarang saatnya Anda mengetahui apa saja kekurangan dan dampak yang ditimbulkan secara spesifik dari air galon isi ulang. Berikut diantaranya:

1. Tidak Melewati Proses Sesuai Standar yang Berlaku

Pada umumnya, air isi ulang bisa Anda temukan di depot pinggir jalan yang hanya melewati proses ala kadarnya, tanpa memperhatikan standar SNI. Hal ini menyebabkan air yang Anda konsumsi terkontaminasi dengan bakteri atau kuman berbahaya yang menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan.

2. Kualitas Air Tidak Terjamin

Air minum isi ulang pada umumnya memiliki rasa berbeda daripada air minum biasa yang sudah melalui proses rebusan hingga matang atau air kemasan yang melalui proses pembuatan di pabrik.

Perbedaan rasa tersebut terjadi karena kebersihan dan tingkat keasaman atau pH yang terkandung dalam air tidak terpantau dengan baik. Hal ini menyebabkan kualitas air menjadi kurang terjamin untuk kesehatan tubuh Anda.

3. Sumber Air yang Kurang Jelas

Banyak depot pinggiran jalan yang tidak mencantumkan sumber mata air dengan jelas. Hal ini tentu membuat kualitas air tersebut meragukan. Apakah air berasal dari sumber yang telah melewati proses filterisasi dari kuman atau bakteri? Apakah air tersebut terjamin mutunya?

Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk membeli air galon isi ulang, pastikan untuk mencari depot air minum yang terpercaya. Anda bisa melakukan percobaan pembelian pertama terlebih dahulu untuk mengetahui rasa, bau, dan efek samping yang ditimbulkan setelah mengonsumsi air tersebut.

4. Kebersihan Galon yang Tidak Terjamin

Selain air yang higienis, Anda juga perlu memperhatikan kebersihan galon sebagai wadahnya. Jika galon tidak bersih, maka kuman dan bakteri akan berkembang di dalamnya, sehingga air minum terkontaminasi dengan kuman tersebut.

Pastikan memilih depot yang rutin membersihkan galon sebelum melakukan pengisian air minum. Selain itu, galon yang sudah bersih harus segera diisi air dan tidak boleh berada dalam depot lebih dari 24 jam. Karena harus diberikan kepada konsumen dalam jangka waktu tertentu.

5. Lokasi yang Tidak Strategis

Selain kebersihan dan sumber mata airnya, lokasi juga menjadi salah satu kekurangan saat mencari air minum isi ulang. Hal ini terjadi karena sebagian besar depot air terletak di pinggiran jalan raya yang sangat beresiko terkena polusi debu atau asap kendaraan bermotor, sehingga menyebabkan peralatannya kotor.

Oleh sebab itu, jika Anda membeli air galon, pastikan untuk mencari tempat-tempat yang minim polusi dan tidak terkontaminasi dengan zat berbahaya untuk menghindari berbagai penyakit yang timbul.

Contoh Penyakit Akibat Salah Membeli Air Isi Ulang

Jika Anda salah membeli air minum isi ulang, maka akan terjadi dampak penyakit yang ditimbulkan sebagai berikut:

A. Infeksi Saluran Pencernaan

Peralatan yang tidak higienis, seperti galon atau botol yang Anda gunakan sebagai wadah air minum, namun tidak dicuci, maka akan menimbulkan berkembangnya bakteri Escherichia Coli atau E.Coli.

Bakteri tersebut menyebabkan terjadinya infeksi saluran pencernaan dengan gejala mual, muntah, dan diare. Jika Anda biarkan, maka akan menjadi infeksi yang lebih parah. Selain itu, air tersebut juga tidak aman saat Anda gunakan untuk memasak makanan, karena makanan bisa terkontaminasi oleh kuman.

B. Keracunan

Selain masalah kesehatan berupa infeksi saluran pencernaan, kesalahan dalam membeli air galon isi ulang juga bisa menyebabkan keracunan. Hal ini terjadi karena sumber air yang tidak jelas, sehingga kualitas airnya tidak terjamin keamanan dan kebersihannya.

Air yang tidak jelas sumbernya bisa saja mengandung bakteri, racun, atau virus berbahaya yang menyebabkan konsumen keracunan.

3. Penyakit Berbahaya Lainnya

Air yang tersimpan dalam depot air minum, sering kali sudah terkena paparan sinar matahari terlalu lama. Hal ini menyebabkan bakteri maupun mikroba lain bisa berkembang semakin cepat.

Kondisi tersebut bisa menimbulkan penyakit lain, seperti hepatitis, disentri, tifus, dan masih banyak lagi.

Yuk, Konsumsi Air Galon Isi Ulang yang Terpercaya!

Air adalah sumber kehidupan yang utama. Oleh sebab itu, pastikan Anda mengonsumsi air yang aman dan bersih. Pilihlah air minum dalam kemasan yang terjamin kebersihan dan kesehatannya, atau air minum isi ulang dari depot air yang terpercaya.

Perhatikan juga mesin RO untuk menyaring atau filter air pada penyedia air minum. Pastikan semuanya dalam kondisi aman dan tidak terkontaminasi dengan zat berbahaya. Anda juga bisa melakukan penyaringan kembali menggunakan alat yang teruji laboratorium bersertifikat dengan komponen dan fungsi yang lengkap.