izin usaha pabrik air minum kemasan

Izin usaha air minum dalam kemasan merupakan hal yang harus menjadi perhatian dari pengusaha dalam memulai usaha tersebut.

Pada artikel kali ini, kami akan membahas secara umum beberapa hal atau izin yang diperlukan dalam membuat Pabrik air minum kemasan.

Saat pabrik air minum mendistribusikan produk ke distributor atau agen didaerahnya, maka diperlukan “Ijin Edar air minum kemasan”.

Air minum dalam kemasan termasuk kategori MD (Makanan dalam), apakah yang menjadi syarat dari didapatkannya ijin edar ?,

Yang mana berarti produk tersebut berskala besar dan memproduksi sendiri produknya, Maka diperlukan Ijin dari SNI dan Badan POM Pusat.

Setelah memiliki Sertifikasi SNI, BPOM selanjutnya dapat dilengkapi dengan sertifikasi KAN, ISO 9001/2005 tentang Managemen Mutu maupun sertifikat halal LPPOM MUI.

Ijin edar dari perusahaan harus di dapatkan sebelum perusahaan ingin mengedarkan produk mereka.

Berikut beberapa dokument izin usaha pabrik air minum kemasan yang harus diperhatikan, antara lain :

  1. Ijin prinsip
  2. Surat Izin Pengeboran (SIP) dan Surat Izin Pengambilan Air (SIPA).
  3. Advice Planning (AP) dari Dinas Tata Kota atau Dinas Perizinan atau Dinas Pengawasan Bangunan dan Lingkungan, Baca juga : Denah bangunan pabrik air mineral
  4. Kesesuaian Tata ruang
  5. ijin lingkungan ( UKL-UPL ) / AMDAL
  6. Akte Perusahaan
  7. NIB ( Nomor Induk Berusaha )
  8. SKDU ( Surat Keterangan Domisili Usaha )
  9. IMB ( Ijin Mendirikan Bangunan )
  10. IUI (Ijin Usaha Industri) atau TDI (Tanda Datar Industri) terlampir IMB bangunan
  11. Hasil Pemeriksaan Laboratorium Air Minum dari Dinas Kesehatan PERMENKES No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum Baca juga : Peralatan laboratorium pabrik air minum.
  12. Daftar Sarana dan Prasarana
  13. HAKI ( Hak Atas Kekayaan Intelektual )
  14. Permohonan Sertifikat penggunaan produk tanda (SPPT )SNI kepada lembaga sertifikasi produk pusat standarisasi ( LSPro-pustan) departemen perindustrian ( Deperin) seperti yang dipaparkan dalam document LSPro-Pustan/P.19
  15. Badan POM ( Pengawas obat dan makanan )
  16. MUI Halal – LPPOM MUI.

Beberapa dokument tersebut harus menjadi perhatian bagi pengusaha yang baru mau memulai usaha ini.

dokument harus diketahui dengan benar, apakah usaha tersebut sesuai dengan ketentuan dari pemerintah atau tidak.

Jikalau ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka dapat dipastikan perusahaan itu tidak akan dapat beroperasi.

Demikianlah beberapa hal yang berkaitan dengan ijin.

semoga ulasan kami dapat membantu saudara dan memberikan arahan dalam pengurusan ijin pabrik air minum kemasan.

Hubungi Kami disini

Kembali ke Awal untuk mempelajari lebih lanjut untuk pabrik air minum kemasan.

Comments are closed.