Cara Buat Bisnis Plan Air Minum Dalam Kemasan Yang Cepat Approve

//
Home » Air minum dalam kemasan » Cara Buat Bisnis Plan Air Minum Dalam Kemasan Yang Cepat Approve
Bisnis Plan Air Minum Dalam Kemasan

Bisnis air minum dalam kemasan banyak diminati oleh para pebisnis terutama karena bisa menghasilkan keuntungan dengan jumlah banyak bagi para pengusaha. Walaupun begitu, untuk bisa membangun bisnis air minum dalam kemasan bukanlah perkara yang mudah. Anda akan membutuhkan strategi bisnis plan atau proposal bisnis yang baik dan benar.

Pembuatan bisnis plan air minum dalam kemasan sangat diperlukan karena dalam perusahaan AMDK ada banyak sekali pihak yang terlibat. Selain itu dalam bisnis plan ini juga dicantumkan berbagai informasi yang sangat penting bagi para pemilik dan para pekerja agar memiliki satu visi dan misi.

Pada artikel berikut ini akan kami sertakan cara membuat bisnis plan air minum dalam kemasan agar nantinya lebih cepat disetujui oleh para pemilik saham atau modal. Jadi, jangan lewatkan satupun informasi dari kami ini ya!

Cara Membuat Bisnis Plan Air Minum Dalam Kemasan Yang Baik

Bisnis plan air minum dalam kemasan tentu saja berbeda dengan bisnis plan depot air minum biasa yang isi ulang. Karena produksi air minum dalam kemasan lebih tinggi hierarkinya dalam bisnis pengolahan air minum, dan hasilnya harus benar-benar bisa dipertanggung jawabkan karena dikonsumsi masyarakat luas.

Untuk bisa membuat bisnis plan air minum dalam kemasan yang baik, terlebih dahulu persiapkan rencana bisnis perusahaan AMDK secara terperinci sebelum dimasukkan ke dalam proposal. Setelah itu persiapkan pula dokumen perijinan untuk dimasukkan dalam proposal tersebut.

Secara garis besar, berikut ini berbagai komponen yang hendaknya dimasukkan dalam proposal bisnis plan perusahaan AMDK yang akan Anda kembangkan :

Pengolahan-Air-Limbah

1. Rencana usaha air minum dalam kemasan

Pada bagian ini, biasanya dijabarkan latar belakang pembentukan perusahaan produksi air minum dalam kemasan serta gambaran umum pasar serta jenis produksi yang akan dipasarkan. Selain itu, bagian ini juga bisa diisi dengan wilayah pemasaran yang akan dijangkau oleh perusahaan tersebut.

2. Proyeksi permintaan dan penawaran produk

Pada bagian selanjutnya, proposal hendaknya berisi tentang permintaan produk air minum dalam kemasan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar. Hal ini selaras dengan pernyataan bahwa “perusahaan harus menyediakan solusi atas kebutuhan masyarakat”. Selain itu, pada bagian tersebut juga dijabarkan penawaran produk yang akan dilakukan perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan kebutuhan air minum yang dialami masyarakat luas.

3. Perencanaan promosi

Setelah penjabaran terkait permintaan dan penawaran produk selesai, kini giliran perencanaan promosi perusahaan yang akan dituangkan pada bagian proposal selanjutnya. Proses promosi yang dituangkan dalam bisnis plan hendaknya dalam jangka panjang, sehingga bisa dibuat anggaran biayanya.

4. Pejabat organisasi serta unsur manajemen perusahaan

Pada bagian selanjutnya, disebutkan para pemangku kepentingan yang termasuk dalam struktur organisasi perusahaan. Selain itu, disebutkan pula para pejabat yang termasuk dalam unsur manajemen perusahaan, serta detail kantor pusat perusahaan yang akan dioperasikan. Disebutkan pula uraian tugas serta ketentuan penggajian jabatan per bulannya.

5. Masalah perijinan

Selanjutnya aspek yang harus dimasukkan dalam bisnis plan air minum dalam kemasan yaitu masalah perijinan. Untuk perijinan, harus dimintakan pada kelurahan hingga pihak berwajib lainnya seperti Kementrian Kesehatan. Selain itu disebutkan juga kegiatan pra operasi perusahaan hingga akhirnya proses produksi benar-benar siap dilaksanakan.

6. Inventaris perusahaan dan teknologi produksi

Daftar inventaris atau kekayaan perusahaan juga hendaknya disebutkan pada bisnis plan sehingga mencerminkan transparansi transaksi keuangan. Selain itu teknologi produksi seperti mesin pengolahan air minum hendaknya dimasukkan dalam bisnis plan agar para stakeholder mengerti berbagai kebutuhan yang diperlukan perusahaan untuk melakukan proses produksi.

Itulah berbagai komponen yang hendaknya dicantumkan dalam bisnis plan air minum dalam kemasan. Semoga bermanfaat!