Desain ruangan pabrik air minum kemasan

Desain ruangan Pabrik Air Minum Kemasan merupakan hal yang sangat penting, Jika kita salah merancang denah dari pabrik atau tata ruang untuk pabrik kita, maka dapat dipastikan bahwa izin SNI dan BPOM tidak akan diberikan oleh instansi terkait.

Oleh karena itu, perencanaan yang baik untuk denah ruangan sangat diperlukan untuk memastikan semua design sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk pabrik air minum.

Desain ruangan pabrik air minum amdk

Pengaturan denah ruangan adalah untuk peletakan mesin-mesin ataupun peralatan lainnya sesuai dengan ketentuan dari pemerintah mengenai ketentuan tata letak pabrik air minum kemasan. Sehingga peletakan Mesin AMDK dapat direncanakan dengan baik.

Pengaturan denah ruangan atau desain baik untuk proses pengolah maupun proses produksi memerlukan perencanaan awal yang baik. Dengan memiliki rancang bangunan yang sesuai, maka kita dapat memperhitungan berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk bangunan tersebut.

Baca juga : Mau tau berapa biaya Investasi total sebuah pabrik ? berikut nilainya

Desain / tata ruang pabrik air kemasan harus sesuai dengan ketentuan SNI dan BPOM mengenai ketentuan tata letak pabrik air minum kemasan. Perencanaan yang baik sangat diperlukan untuk memastikan tidak adanya perubahan yang mayor pada layout atau denah pabrik.

Proses audit akan di lakukan oleh Dinas terkait setelah pabrik selesai dibuat dan sudah dapat berproduksi, setelah itu mereka akan melakukan audit terhadap Tata letak ruangan yang menjadi standarisasi produk air minum, Standar operation procedure (SOP) dan Uji kualitas air produk.

Desain tata ruang pabrik air minum amdk

Apabila ada salah satu item yang belum dipenuhi oleh perusahaan, maka Pihak auditor akan memberikan waktu kepada perusahaan untuk melakukan perubahan dalam jangka waktu / tenggang waktu beberapa minggu. Dalam jangka waktu yang ditetapkan, perusahaan harus dapat melakukan perubahan yang ditentukan untuk menghindari pendaftaran ulang.

Berikut desain ruangan pabrik air minum yang menjadi standar oleh Standar Nasional Indonesia dan BPOM.

1. Gudang Bahan Baku.

Ruang ini digunakan sebagai tempat penyimpanan dari bahan baku seperti Kardus, Gelas, Botol, Sedotan, Stiker, Gallon dll. Perhitungan jumlah bahan baku harus dilakukan dengan tepat agar proses produksi tidak kehabisan bahan baku.

2. Gudang Bahan Jadi.

Gudang ini akan digunakan untuk penyimpanan produk botol, gelas dan gallon yang telah selesai di packing dan siap dikirimkan ke distributor atau pelanggan. Peletakan barang jadi hendaklah di lakukan dengan baik, agar proses pengangkutan dan penyimpanan dapat dilakukan dengan baik dan penggunaan Gudang penampungan dapat maksimal.

3. Ruang Pengisian.

Pada ruang ini terdapat mesin-mesin pengisian untuk botol, gelas dan gallon. Mesin yang digunakan dapat berupa mesin automatic maupun mesin manual. Ruangan ini haruslah steril dan harus bersih dari debu ataupun partikel kecil lainnya yang dapat mengkontaminasi proses pengisian kedalam wadah botol, gelas maupun gallon.

4. Desain ruangan pabrik air minum untuk Sterilisasi.

Ruang sterilisasi merupakan ruangan yang digunakan oleh operator untuk melakukan sterilisasi sebelum memasuki ruangan steril lainnya. Ruangan Sterilisasi harus di rancang sedemikian rupa agar proses sterilisasi dapat maksimal. Ketika operator ingin memasuki ruangan steril lainnya, maka harus dilakukan sterilisasi terlebih dahulu untuk mencegah adanya bakteri, virus ataupun kontaminan lainnya.

Baca juga : Sterilisasi menggunakan ozone 03 generator
Sterilisasi menggunakan lampu ultraviolet

5. Ruang Laboraturium Fisika.

Untuk memastikan kualitas tetap terjaga, maka diperlukan proses quality control untuk produk yang dihasilkan. Pengujian untuk parameter fisika dan kimia dilakukan secara berkala untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga. Pada pengujian Fisika dan kimia, Pengujian PH, Total Dissolved solid, Warna, Bau, Turbidity dan beberapa parameter fisika kimia lainnya akan dilakukan secara berkala.

Baca : Peralatan laboraturium apa saja yang diperlukan ? 

6. Ruang laboraturium kimia.

Selain Pengujian parameter Fisika dan Kimia, Proses pengujian juga dilakukan pada parameter Mikro Biologi untuk melakukan pengecekan pada Bakteri dan Mikro organisme lainnya.

7. Desain ruangan pabrik air minum Kantor untuk staff.

Ruangan ini adalah ruangan tempat staff perusahaan melakukan pencatatan atau pekerjaan kantor.

Desain ruang perusahaan air minum

8. Ruang Filtrasi / Proses.

Mesin mesin pengolahan air seperti sand filter, carbon filter, Mikrofiltrasi, Ultrafiltrasi, reverse osmosis, Ultraviolet, Ozon generator dan beberapa alat filtrasi dan sterilisasi akan diletakkan di ruangan tersebut. Tangki penampungan dan tangki hasil pengolahan dapat diletakkan pula di ruangan ini. Dimana filter yang dipakai sangat tergantung dengan sumber air yang akan di olah lebih lanjut.

Denah tata ruang pabrik amdk

9. Ruang packing atau ruang pengemasan produk.

Proses pengemasan produk dari produk jadi kedalam kardus dilakukan di ruangan ini. Biasanya ruangan ini terkoneksi langsung pada ruangan filling.

Baca :

  1. Penjelasan umum Pabrik air minum dalam kemasan.
  2. Investasi / modal usaha untuk membangun pabrik amdk.
  3. Perilaku dan Budaya konsumen dalam membeli air minum dalam kemasan.
  4. Strategi pemasaran air minum kemasan.
  5. Pentingnya Analisis pesaing air minum kemasan.
  6. Cara membuat studi kelayakan bisnis air kemasan.
  7. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola manajemen pabrik amdk.
  8. Apa penyebab pabrik air minum bangkrut ? Kenali penyebabnya.
  9. Biaya produksi air minum kemasan gelas, botol dan gallon.
  10. Izin usaha pabrik air minum kemasan.
  11. Jenis-jenis air minum kemasan.
  12. Kualitas sumber air kemasan.
  13. Cara menentukan lokasi pabrik air minum yang ideal
  14. Target pangsa pasar air minum kemasan.
  15. Peralatan laboraturium pabrik air kemasan.
  16. Proposal bisnis usaha air minum kemasan.
You cannot copy content of this page