Proses Pengolahan Limbah Secara Biologi Dengan Sistem Aerob Dan Anaerob

//
Home » News » Proses Pengolahan Limbah Secara Biologi Dengan Sistem Aerob Dan Anaerob
Pengolahan limbah secara biologi

Limbah cair adalah jenis limbah yang bisa diolah dengan proses pengolahan limbah secara biologi. Proses pengolahan limbah yang satu ini mengandalkan bantuan mikroorganisme dalam proses pengurai kontaminan pada limbah cair tersebut. Nantinya adanya mikroorganisme bisa membantu proses mengurai kontaminan jadi bahan yang lebih sederhana.

Mikroorganisme yaitu makhluk hidup yang bisa digunakan sebagai sarana pengurai limbah yang sangat efektif. Penggunaan proses pengolahan limbah secara biologi juga umumnya memakan biaya yang lebih sedikit. Hanya dengan mengandalkan mikroorganisme / bakteri, kumpulan limbah bisa diurai sehingga nantinya tidak berbahaya bagi lingkungan.

Komponen Penting Proses Pengolahan Limbah Secara Biologi

Proses pengolahan limbah secara biologi mengandalkan adanya bakteri sebagai sarana pengurai. Hal ini menyebabkan bakteri dan mikroorganisme memegang peran penting dalam proses pengolahan limbah tersebut hingga selesai. Sehingga penting dalam melakukan instalasi pengolahan air limbah untuk memperhatikan kondisi lingkungan hidup mikroorganime agar proses pengolahan limbah tidak terhambat.

Berbagai hal yang harusnya diperhatikan ketika melakukan pengolahan limbah secara biologi yaitu derajat keasaman, suhu media, bahan makanan media, serta kebutuhan oksigen pada media pengolahan limbah tersebut. Nah, jika berbagai aspek ini secara biologi tersebut sudah sesuai, maka nantinya akan lebih berpengaruh terhadap proses recycling.

Jenis-Jenis Pengolahan Limbah Secara Biologi

Pada umumnya, ada berbagai jenis pengolahan limbah secara biologi yang dilakukan oleh manusia. Sebagian ditentukan oleh kondisi oksigen pada media pengolahan limbah, sebagian lagi ditentukan oleh metode pertumbuhan mikroorganisme dalam media pengolahan air limbah.

Berikut ini jenis pengolahan limbah secara biologis yang ditentukan oleh kadar oksigen dalam media pengolahan limbah :

1. Pengolahan limbah aerob

Pengolahan limbah aerob adalah kondisi mengolah limbah dengan adanya injeksi udara pada media pengolahan. Biasanya injeksi oksigen ini dibutuhkan agar mikroorganisme pengurai limbah bisa bekerja dengan lebih maksimal. Proses pengolahan limbah ini dilakukan pada limbah cair dengan kandungan COD < 1.500 mg / L.

2. Pengolahan limbah anaerob

Pengolahan air limbah anaerob dilakukan dengan mengolah limbah cairan dengan tanpa adanya injeksi udara pada media pengolahan. Hal ini dilakukan karena mikroorganisme yang menjadi sarana pengurai kontaminan merupakan jenis yang bisa beraktivitas tanpa adanya oksigen. Proses pengolahan limbah yang satu ini dilakukan pada limbah dengan kandungan COD > 1.500 mg / L.

3. Pengolahan limbah fakultatif

Yang terakhir, yaitu pengolahan limbah fakultatif yang biasanya dilakukan tanpa injeksi udara secara langsung. Sehingga prosesnya dilakukan dengan melakukan proses pengolahan aerob dan anaerob sekaligus. Mikroorganisme yang bisa tumbuh dalam media pengolahan limbah semacam ini adalah bakteri aerob dan anaerob.

Itulah berbagai jenis metode pengolahan limbah berdasarkan kadar oksigen dalam media pengolahannya.

Berikut ini berbagai jenis pengolahan limbah secara biologis menurut metode pertumbuhan mikroorganisme-nya :

1. Metode Pertumbuhan Tersuspensi

Metode pertumbuhan mikroorganisme pengurai limbah yang satu ini dilakukan dengan mencampurkan mikroorganisme dengan cairan air limbah. Biasanya setelah proses penguraian air limbah dengan mikroorganisme, mikrooorganisme dipisah dengan alat bernama clarifier. Setelah dipisah, mikroorganisme dan kontaminan air tersebut dibuang karena tidak berguna.

2. Metode Pertumbuhan Melekat

Metode pertumbuhan mikroorganisme pengurai limbah berikutnya yaitu metode pertumbuhan melekat. Pada metode yang satu ini, biasanya mikroorganisme dilekatkan pada media padat seperti poros dengan permukaan yang agak kasar. Nantinya metode yang satu ini tidak membutuhkan clarifier atau pemisah mikroorganisme.

Itulah berbagai jenis pengolahan air limbah secara biologis yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

 

<p>You cannot copy content of this page</p>