Komponen filter dan Fungsi Mesin RO Untuk Rumah Sakit

//
Home » Mesin RO » Komponen filter dan Fungsi Mesin RO Untuk Rumah Sakit

Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas umum yang bergerak dalam bidang kesehatan. Oleh karena itu, segala sesuatu yang ada harus melalui prosedur dan peraturan yang sudah ditetapkan. Hal ini juga termasuk dalam hal kebutuhan air, terutama keberadaan mesin ro untuk rumah sakit.

mesin ro rumah sakit terbaik

Mesin ro lebih dikenal dengan kemampuannya dalam menyediakan air bersih, terutama di daerah pesisir atau berair payau. Siapa sangka, jika mesin ini ternyata juga memegang peranan penting dalam dunia kesehatan. Baik kesehatan pribadi maupun dalam skala rumah sakit.

Peran Mesin Ro Untuk Rumah Sakit

Kebutuhan air pada rumah sakit jelas berbeda dengan skala rumah tangga, hotel, maupun industri. Bukan hanya tentang jumlah saja, tetapi juga soal kualitas air. Standar baku air pada rumah sakit berbeda-beda, antara untuk kebutuhan toilet, konsumsi, serta aktivitas medis. Di sinilah, peran mesin ro untuk rumah sakit sangat diperlukan.

Standar Kebutuhan Air di Rumah Sakit

Seperti yang sudah disinggung di atas, standar baku air di rumah sakit berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. Sebab, aktivitas di rumah sakit memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda. Secara garis besar, berikut penggolongan tersebut:

a. Air Higiene Sanitasi

Adapun yang dimaksud dengan air higiene sanitasi, yaitu air yang digunakan untuk keperluan pribadi, seperti MCK dan mencuci. Standar air untuk keperluan ini di rumah sakit tidak berbeda seperti pada umumnya, yaitu mengikuti peraturan pemerintah tentang air bersih.

b. Air Minum

Tak berbeda dengan keperluan umum, standar baku air pada rumah sakit juga berlandaskan pada Peraturan Menteri Kesehatan yang sudah ditetapkan. Adapun syarat air minum yang sehat dan baik untuk dikonsumsi, yaitu:

  • Syaraf Fisik: jernih atau bening, tidak berbau, tidak meninggalkan endapan, tidak berasa, dan bersuhu ruang antara 10-30derajat Celcius.
  • Syarat Kimiawi: tidak mengandung mineral tertentu, seperti zat besi, seng, mangan, Klorida, TDS, Caco3 dalam jumlah yang melebihi batas.
  • Syarat Mikrobiologi: bebas dari segala jenis bakteri dan kuman penyakit, terutama Salmonella sp dan Escherichia coli.

c. Air Khusus

Adapun yang dimaksud dengan air khusus, yaitu air yang digunakan untuk keperluan pemeriksaan, perawatan, atau tindakan medis. Mulai dari laboratorium, sterilisasi, steam genator, serta Proses hemodialisa. Jenis air ini biasanya lebih sering diaplikasikan melalui  mesin ro untuk rumah sakit.

Pengertian Reverse Osmosis

Menurut Mulder (1996), RO atau reverse osmosis yaitu suatu metode filtrasi yang dapat menyisihkan beragam ion serta molekul berukuran besar dari larutan dengan cara memberikan tekanan pada larutan di salah satu membran selektif. Proses penekanan eksternal ini diterapkan untuk melawan tekanan osmotik yang dimilikinya.

mesin ro untuk rumah sakit

Tujuannya agar larutan dapat berpindah dari larutan hipertonik (berkonsentrasi tinggi), ke hipotonik (berkonsentrasi rendah). Output mesin ro untuk rumah sakit benar-benar sudah murni dan bebas dari segala jenis kandungan yang memengaruhi tindakan medis.

Komponen Utama Mesin RO untuk rumah sakit yang sering dipakai

Salah satu harapan dari mesin ro untuk rumah sakit, yaitu untuk mendukung proses penyaringan atau pemurnian air. Berikut adalah beberapa komponen utama dari mesin reverse osmosis:

A. Pretreatment Filter

Filter ini terdiri dari beberapa komponen filter utama yang digunakan untuk melakukan penyaringan awal untuk menghilangkan beberapa kotoran / kontaminan yang ada. Beberapa filter yang digunakan pada tahapan ini adalah Sand filter, karbon Filter, Resin Softener maupun Fe Removal filter. Penyaringan awal ini digunakan untuk menyaring kotoran berupa debu, pasir, Bau, warna, kaporit, logam berat, Zat Kapur, Besi atau mangan.

Pretreatment otomatis mesin ro

B. Penyaringan Mikrofiltrasi

Penyaringan pada tahap ini menggunakan cartridge filter yang disusun sedemikian rupa agar sesuai dengan ukuran kotoran yang melewati filter ini. Penyaringan ini memiliki ukuran pori dengan skala mikro, yaitu 10,5,3,1, 0.45 dan 0.22mikron.

C. Membrane Ultrafiltrasi

Setelah melewati penyaringan dengan ukuran mikrofiltrasi, maka selanjutnya air tersebut akan melewati membrane ultrafiltrasi untuk menyaring kadang TSS ( Total Suspended Solid) dan kadar Turbidity atau kekeruhan dalam air. Sehingga air yang telah melewati Filter Ultrafiltrasi akan memiliki Nilai Turbidity yang sangat baik.

D. Reverse osmosis

Proses selanjutnya adalah proses yang paling penting dalam Mesin RO rumah sakit ini. Yaitu Penyaringan Membrane Reverse osmosis. Dimana pada proses ini, semua nilai TDS atau Total Dissolved Solid akan disaring oleh membrane ini.

Air yang telah melewati membrane ini akan memiliki nilai TDS yang sudah sangat baik, dimana TDS atau conductivity dalam air sudah sangat rendah.

E. Mixbed polisher atau EDI

Tahap terakhir atau final adalah menggunakan Mixbed Polisher atau EDI, kedua alat ini digunakan untuk menyempurnakan air hasil dari Reverse osmosis. Biasanya Tahapan ini digunakan untuk menghasilkan air dengan nilai TDS dibawah 5ppm atau Conductivity dibawah 10 microsiemens.

Fungsi Mesin ro Dalam Rumah Sakit

Dengan air yang bersih dan jernih, maka kesehatan orang-orang yang berada di rumah sakit akan lebih terjamin. Baik pasien, perawat, staf lain, atau bahkan dokter sekali pun. Berikut beberapa pemanfaatan mesin ro untuk rumah sakit:

a. Sebagai Sumber Air Minum

Sesuai dengan fungsinya, air yang dihasilkan dari mesin reverse osmosis tentu sudah sangat sesuai dengan standar pemerintah. Dimana air yang dihasilkan dari mesin ini dapat langsung diminum, meski tidak melalui proses perebusan terlebih dahulu.

Oleh karena itu, mesin ro untuk rumah sakit juga sering digunakan untuk memenuhi kebutuhan air di bagian dapur. Hal ini tentu sangat wajar, karena bagian dapur yang akan memasak makanan bagi para pasien. Diharapkan nantinya proses pembagian air RO dapat lebih merata.

b. Sebagai Pembersih Peralatan Operasi

Peralatan operasi atau bedah di rumah sakit sebagian besar terbuat dari logam maupun stainless. Oleh karena itu, air reverse osmosis di rumah sakit juga digunakan untuk membersihkan peralatan tersebut. Kadar TDS yang cukup rendah pada air RO dapat mengurangi atau mereduksi korosi pada peralatan itu.

c. Sebagai Pembantu Proses Hemodialisis

Hemodialisis merupakan proses pembersihan darah dari cairan berlebih atau produk limbah dari tubuh pasien. Teknik pengobatan ini diterapkan pada pasien gagal ginjal kronik atau yang biasa dikenal dengan istilah cuci darah. Salah satu kunci utama dalam tindakan ini, yaitu kualitas air.

Pada proses hemodialisis, air harus benar-benar dalam keadaan bersih dan steril. Sebab, air yang sudah terkontaminasi dengan bakteri maupun mikroorganisme lain dapat memicu efek samping. Mulai dari sakit kepala, kram, mual, hingga beberapa komplikasi kronis lainnya. Oleh karena itu, pemeliharaan mesin ro untuk rumah sakit harus rutin dilakukan.

d. Sebagai Pengolah Limbah

Rumah sakit merupakan salah satu penghasil limbah yang cukup variatif. Dalam limbah berbentuk cair pun terdiri dari beragam jenis, seperti limbah masak, penggunaan MCK, hingga tindakan medis. Mengingat fungsi dari mesin reverse osmosis, maka peralatan ini juga dapat diterapkan dalam pengolahan limbah setelah melewati proses waste water treatment plant (WWTP) sebelumnya. Bagaimana, mesin ro untuk rumah sakit ternyata memiliki manfaat yang cukup banyak, bukan? Hanya saja, untuk setiap kebutuhan ada ketentuan masing-masing. Oleh karena itu, lebih baik percayakan proses intalasinya kepada sang ahli. Sebab, kesalahan dalam pemasangan berisiko terjadinya kebocoran.